Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Tata Cara Salat Gaib untuk Korban Wafat Stadion Kanjuruhan

Jakarta, Bimas Islam -- Tata cara salat gaib itu pada dasarnya sama saja dengan salat jenazah biasa. Letak perbedaan hanya pada niat saja.

1. Takbiratul Ihram dan Niat Salat Gaib
Saat melakukan takbiratul ihram, Anda harus niat sebagai berikut:

Saya niat salat atas korban Kanjuruhan yang gaib empat kali takbir fardu kifayah, karena Allah Ta’ala.

Saat sudah melakukan takbir dan niat, Anda perlu membaca Taawuz, Basmalah, dan Surah al-Fatihah. Tidak disunahkan membaca doa iftitah.

2. Takbir Kedua dan Membaca Salawat
Setelah melakukan takbir kedua, Anda perlu membaca shalawat berikut:

Allaahumma shalli 'alaa Sayyidinaa Muhammad, wa 'alaa aali Sayyidinaa Muhammad.

3. Takbir Ketiga
Setelah melakukan takbir ketiga, Anda perlu membaca doa berikut:

Allaahummagfir lahum warhamhum wa 'aafihim wa'fu 'anhum waj'alil jannata matswahum.

4. Takbir Keempat
Setelah melakukan takbir keempat, Anda perlu membaca doa berikut:

Allaahunma la tahrimna ajrahum wa laa taftinnaa ba'dahum waghfir lanaa wa lahum.

5. Membaca Salam  
Anda perlu mengucapkan salam pertama ke sebelah kanan dan salam kedua ke sebelah kiri dengan mengucapkan kalimat salam berikut:

Assalaamu 'alaikum wa rahmatullaah wa barakaatuh

(Tim Layanan Syariah)
Tagar Terkait:
#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua