Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Rahasia Sajikan Moderasi Beragama Secara Renyah

Bogor, Bimas Islam --- Peserta Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Berbingkai Moderasi terlihat tetap bersemangat memasuki hari ketiga, Jumat (3/9/21). Peserta yang merupakan Penyuluh Agama Islam di Jabodetabek ini menyimak materi Menulis Pengalaman Moderasi Beragama yang disampaikan Nanik Susanti dari Kinan Nasanti Colsultant.

"Tulisan yang menarik itu harus ada tokoh dan karakter, tempat dan waktu, dialog, dan peristiwa," tutur Nanik, Jumat (3/9/21).

Nanik menjelaskan, menceritakan pengalaman dalam bentuk tulisan dibutuhkan kejelian dalam memilih diksi dan sudut pandang. Mudah, katanya, tetapi tidak bisa diremehkan.

"Inventarisir semua data yang ada. Cari yang paling menarik untuk dijadikan tema utama," tambah Editor Senior di Balai Pustaka ini.

Selanjutnya, tambah alumnus Universitas Indonesia ini, tulisan yang baik harus spesifik dan terperinci sehingga pembaca merasa terlibat langsung seperti yang dialami tokoh dalam cerita.

"Tulislah dengan menggunakan hati. Eksplorasi cerita untuk menemukan sudut pandang terbaik dalam bercerita," terangnya.

Nanik juga memberikan saran kepada peserta untuk berani menuliskan pengalaman penerapan Moderasi Beragama sebagai program prioritas Kemenag dengan bahasa populer. Pasalnya, cerita populer mudah ditangkap dan dipahami oleh masyarakat secara umum.

(Pirman)
Tagar Terkait:
#ModerasiBeragama#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua