Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Petugas KUA Harus Mampu Atasi Masalah Keluarga

Jakarta, Bimas Islam --- Era perkembangan teknologi informasi berbasis digital, menjadi tantangan bagi para petugas Kantor Urusan Agama (KUA) di daerah agar mampu mengatasi persoalan yang nyata di tengah masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar jika perkembangan zaman yang begitu pesat mempengaruhi masalah yang terjadi dalam keluarga. Maka dari itu, peran petugas KUA dan penyuluh keagamaan sangat diperlukan untuk mengatasinya.

"Misalnya, menjadi pusat penyuluhan edukasi masalah keluarga, pembinaan generasi muda, penanggulangan kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, bahaya judi, miras, dan sebagainya," ujar Fuad, pada Selasa (2/3).

Untuk itu, Fuad mengatakan para petugas KUA harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam hal pelayanan publik. Hal ini sebagai bentuk profesionalisme mereka dalam menjalan tugas-tugasnya.

"Maka Kementerian Agama melalui Bimas Islam melakukan skill up para petugas KUA di dalam mengatasi persoalan yang real di tengah masyarakat," imbuhnya.

Peran KUA, lanjut Fuad, harus benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat karena mereka adalah ujung tombak pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama.

(Boy)


Tagar Terkait:
#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua