Jakarta, Bimas Islam --- Otoritas Uni Emirat Arab (UEA) mengapresiasi imam masjid asal Indonesia yang saat ini bertugas di UEA. Hal ini sebagaimana diungkapkan Direktur Urusan Dakwah Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf UEA, Abdurrahman Al-Syamisi dalam Konsultasi Kerja Sama Biateral RI-UEA yang dilaksanakan secara virtual, Rabu (23/2/22).
"Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama yang berhasil merekrut dan mengirim imam masjid ke Abu Dhabi, UEA," ungkap Al-Syamisi.
Al-Syamisi menjelaskan, imam masjid asal Indonesia tidak hanya memiliki kualitas bacaan yang bagus dan benar. Katanya, imam masjid yang diseleksi secara ketat sebanyak dua kali oleh Kemenag dan Otoritas UEA ini juga berakhlak baik.
"Imam masjid asal Indonesia sangat baik, berbeda, dan memiliki kelebihan sehingga disegani masyarakat," tambahnya.
Dalam pertemuan virtual yang dihadiri Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin ini juga dibahas kerja sama pengiriman dai. Selain akan terus mengirim imam masjid, Dirjen juga tengah menyiapkan dai yang akan mengikuti pelatihan di UEA.
"Kami siapkan 50 dai yang terdiri dari 25 dai dari Kemenag dan 25 dai dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam untuk mengikuti pelatihan di UEA," ungkap Dirjen dalam rapat yang dihadiri pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Ditjen Bimas Islam Kemenag ini.
(Pirman)
Kontributor & Unit Kerja
Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.
Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja 





