Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Muswil Pokjaluh Jawa Tengah: Penyuluh Bukan Tugas Pinggiran

Semarang, bimasislam--Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Provinsi Jawa Tengah beberapa waktu lalu (12/9) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) yang pertama di Aula Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang diikuti perwakilan Pokjaluh dari 35 kabupaten/Kota tersebut dibuka oleh Kabid Penais Zawa,Drs H Sa’idun M.Ag.
 
Dalam sambutannya Kabid Penais Zawa menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF). Diantaranya Penyuluh diharapkan meningkatkan kualitas dan kompetensi sehingga aktivitas kepenyuluhan bisa dinamis dan inovatif. “Setidaknya ada empat kompetensi yang harus ditingkatkan oleh penyuluh, yakni Kompetensi Substantif yang berkaitan dengan konten yang akan disampaikan dalam bimbingan penyuluhan, Kompetensi Metodologis yang berkaitan dengan metode dakwah, Kompetensi Sosial, serta Kompetensi Personal,’’ tuturnya.
 
Selain itu Kabid Penais Zawa  juga memotivasi penyuluh untuk tetap semangat dan berbesarhati menanggapi angapan-angapan yang bernada minir, Jika ada yang beranggapan minir terhadap penyuluh, abaikan,’’ ungkapnya. ‘’ Penyuluh bukan tugas pinggiran, penyuluh mengemban tugas sebagai warasyatul anbiya,’’ tambahnya.
 
Diakhir sambutannya Kabid Penais Zawa berpesan agar penyuluh terus berupaya membangun sinergitas dan kerjasama dengan berbagai pihak serta membangun jaringan intern penyuluh agar atsar kepenyuluhan lebih maksimal.
 
Setelah acara seremoial pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Pokjaluh yang disampaikan  oleh ketua Pokjaluh Prov Jawa Tengah, Subandrio, yang diterima tanpa catatan oleh forum. Sesi terakhir Musywil,  yakni pemilihan ketua baru dilakuakn dengan 2 tahap. Tahap pertama pegajuan bakal calon, masing-masing eks karisidenan mengusung satu bakal calon, dilanjutkan dengan pemungutan suara satu Kabupaten/Kota satu suara.
 
Empat kandidat yangdiusulkan Ali Musthofa, S.Ag mendapat 1 suara, Drs H Nuril Asrori M.Hum, mendapat 4 suara, Drs HA Subandriyo, MSI, mendapat 9 suara, dan H Mahsun S.Ag MSI dari Kabupaten Temanggung mendapat 21 suara.
 
(jaja zarkasyi-nur budi handayani/foto:pokjaluh)
Tagar Terkait:
#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua