Jakarta, Bimas Islam --- Program moderasi beragama menjadi salah satu program utama dari Kementerian Agama RI. Hal ini dalam rangka menjaga kemajemukan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai paham keagamaan.
Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengungkapkan hal ini dilakukan karena pemahaman agama yang moderat dianggap mampu merekatkan persatuan bangsa dan mencegah konflik horizontal
"Moderasi beragama itu salah satu kunci dalam menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Karena sikap moderat yang mengambil jalan tengah, tidak ekstrem ke kanan, dan tidak juga ke kiri," terang Fuad di Jakarta, pada Jumat (26/2).
Kementerian Agama, lanjut Fuad, berupaya mewujudkan kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang majemuk dengan suatu cara pandang yang positif sehingga tidak terjadi benturan gesekan antara satu sama lain.
"Namun tentunya pemahaman Islam yang moderat di Indonesia, mungkin berbeda dengan paham moderat di negara lainnya. Karena kami menyesuaikan dengan kondisi sosial, dan budaya masyarakat di Indonesia," jelasnya.
Fuad menambahkan sosialisasi pemahaman Islam yang moderat ini juga tidak dapat dijalankan sendiri oleh Kementerian Agama. Maka dari itu, sinergitas bersama sejumah elemen organisasi Islam, tokoh ulama, serta para penyuluh keagamaan perlu semakin ditingkatkan.
(Boy)
Kontributor & Unit Kerja
Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.
Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja 





