Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Konsbil I, Indonesia Pelajari Cara Tunisia Tangani Kelompok Radikal

Tunis, Bimas Islam --- Kegiatan Konsultasi Bilateral (Konsbil) I antara pemerintah Indonesia dan Tunisia membincang banyak isu, baik perdagangan, investasi, pertahanan, politik, pendidikan tinggi, maupun keagamaan. Satu tema penting yang dijadikan sebagai bahan pembicaraan adalah promosi Islam Wasathiyah di kedua negara.

Ketua delegasi Tunisia Konsbil I, Riadh Essid, saat menyampaikan pandangannya tentang penanganan kelompok radikal menyebutkan bahwa setidaknya ada empat cara yang dilakukan Pemerintah Tunisia, yaitu: melalui pendidikan kepada warga, melakukan dialog dengan kelompok radikal, memaksimalkan peran ibu dalam mendidik generasi, dan mengontrol isi khutbah para khatib/muballigh.

"Pendidikan adalah cara yang efektif untuk mendidik warga kami agar tidak mudah terpapar paham-paham radikal melalui brain washing. Pendidikan merupakan hal penting untuk melindungi masyarakat dari radikalisme," ujarnya di Tunis, Sabtu (28/09).

Lebih lanjut, Riadh yang juga menjabat sebagai  Acting Direktur Jenderal Urusan Amerika, Asia dan Oceania, Kemlu Tunisia menekankan bahwa pengendalian isi khutbah para khatib/muballigh menjadi langkah strategis dalam menekan penyebaran paham-paham radikalisme.

"Kami mengontrol isi khutbah/ceramah para khatib/muballigh sebelum menyampaikan di ruang publik. Hal ini kami lakukan agar paham-paham agama yang bertentangan dengan konstitusi kami dapat ditangkal," imbuhnya.

Dalam Konsbil tersebut juga disepakati beberapa isu penting, di antaranya kerja sama Perguruan Tinggi antara kedua negara, termasuk juga masalah keagamaan dalam bentuk promosi Islam Wasathiyah. Pemerintah Tunisia akan memberikan beasiswa Indonesia sebanyak 60 orang yang kuliah di perguruan tinggi di Tunisia. Diharapkan Indonesia bisa melakukan hal sama dalam menjaga hubungan bilateral.

Hadir sebagai bagian dari delegasi dari Kementerian Agama adalah Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Tarmizi, Kabag Kerjasama Luar Negeri, Thobib Al-Asyhar, dan Kasi pada Subdit Kemitraan, Direktorat Penais, Udin Saepudin.

Sumber : kemenag.go.id
Penulis : Thobib Al-Asyhar
Editor : Khoiron
Tagar Terkait:
#Khotbah#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua