Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Kisah BWI Pekanbaru Manfaatkan Aset Wakaf Jadi Minimarket

Jakarta, Bimas Islam -- Pengurus Nazir Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Pekanbaru, Haryati mengungkapkan kisah suksesnya dalam mengelola aset wakaf menjadi minimarket. Awalnya, pihaknya memanfaatkan gedung dan lahan kosong dari MUI Kecamatan Tenayan Raya yang tidak terpakai.

"Kami membuat program wakaf uang seribu sehari dari sejumlah jajaran ASN Kankemenag Kota Pekanbaru. Alhamdulillah, hasilnya dapat merenovasi gedung tersebut menjadi minimarket," ujar Haryati dalam acara Obsesi di channel Youtube!Bimas Islam TV, Jumat (2/12/2022).

Haryati mengatakan, BWI Kota Pekanbaru juga menggencarkan sosialisasi wakaf uang kepada para calon pengantin (catin) di masing-masing KUA. Hasil dari pengumpulan wakaf uang tersebut, kembali digunakan untuk menambah aset berupa kios di lahan kosong area minimarket.

"Rencananya kios itu akan digunakan sebagai kedai kopi atau dagangan makanan untuk sarapan. Jadi kini kami telah mengelola dua aset wakaf," lanjutnya.

Haryati mengungkapkan, salah satu kendala dari usaha minimarket ini adalah kesulitan mencari konsumen. Pasalnya, sebelum menjalankan bisnis tersebut, pihaknya tidak melakukan riset pasar dan hanya sekadar memanfaatkan gedung kosong.

"Maka dari itu, untuk aset ketiga nanti, kami akan lakukan survei lapangan dulu agar lokasinya strategis. Minimal berada di area perumahan," tandasnya.

(Boy)
Tagar Terkait:
#Wakaf#KUA#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua