Jakarta, Bimas Islam --- Dalam rangka momentum peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengajak umat Islam untuk kembali memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban, dan perkembangan ilmu pengetahuan.
"Pesan utama peristiwa Isra dan Mikraj ialah agar menegakkan shalat, memakmurkan masjid, dan menguasai ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan umat manusia," ungkap Fuad pada Rabu (10/3).
Fuad memaparkan peristiwa Isra dan Mikraj yang terjadi pada abad ke-7 Masehi telah membuka horison perkembangan ilmu sejarah, fisika, antariksa, dan psikologi. Bahkan menurutnya, peristiwa ini juga menginspirasi terbentuknya imajinasi penerbangan dan misi luar angkasa serta penemuan teknologi untuk mewujudkannya.
"Seorang ilmuwan muslim bernama Abbas ibnu Firnas, penemu pembuatan konstruksi alat terbang bersayap menyerupai burung dan berhasil menerbangkannya di Cordoba, Spanyol pada abad ke-9. Ia terinspirasi dari kisah peristiwa Isra dan Mikraj," imbuhnya.
Fuad menambahkan masjid melambangkan kesucian hati, pikiran dan perbuatan, sehingga harus dijaga dalam setiap gerak dan langkah setiap muslim dalam melakukan peran apa pun dan di mana pun.
"Sejalan dengan prinsip dari masjid ke masjid, segala aktivitas kita harus dimulai dengan niat yang suci, dijalani secara baik dan benar serta tetap menjaga kesucian niat dari awal hingga akhir," tutupnya.
(Boy)
Kontributor & Unit Kerja
Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.
Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja 





