Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Festival Band dan Hiphop Religi Sunda, Ajang Sebar Pesan Agama lewat Seni Musik

Ciamis, Bimas Islam -- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat melalui Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf bersama Pondok Pesantren Darussalam Ciamis menggelar Festival Band dan Hiphop Religi Sunda Tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Serbaguna Terpadu Nadwatul Ummah Pondok Pesantren Darussalam, Jumat-Minggu (4-6/8/2023).
 
Festival yang mengusung tema ‘Tanamkan Kecintaan Generasi Muda terhadap Budaya Lokal dan Nusantara dalam Bermoderasi Beragama’ itu mengundang delegasi peserta lomba dari 28 satuan pendidikan jenjang Madrasah Aliyah se-Jawa Barat. 
 
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jabar, Ajam Mustajam dalam sambutannya menyampaikan, musik berperan sebagai sarana pemersatu bangsa.
 
“Musik sangat berpengaruh terhadap tatanan sosial di masyarakat. Ia tak hanya menghibur, tapi juga membentuk karakter seseorang. Sejak dulu kita ketahui, bagaimana warisan musik nasional membentuk jiwa para pahlawan di masa lalu menjadi pejuang kemerdekaan. Senada hal itu, tak mustahil jika pesan-pesan keagamaan juga bisa masif tersebar melalui musik keislaman,” terangnya, Jumat (4/8/2023).
 
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam (SBSKI), Ahmad Mu’thi Shofieq mengatakan, Kemenag mengapresiasi festival tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi salah satu contoh syiar agama Islam yang selaras dengan kebijakan program di Direktorat Jenderal Bimas Islam melalui Subdirektorat SBSKI.
 
Ahmad Mu'thi Shofieq menambahkan, syiar agama Islam melalui musik telah dilakukan para ulama di masa lalu.
 
“Kalau kita menelusuri kata kunci ‘musik sebagai media dakwah’, maka kita tidak bisa buta terhadap fakta bagaimana Sunan Giri dan Sunan Kalijaga, serta wali-wali lainnya menjadikan musik sebagai media dakwah. Mereka sangat ahli menyusun syair dengan nada sehingga tercipta tembang yang sarat dengan nilai-nilai keislaman,” paparnya.
 
Di akhir, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Kabid Penais Zawa) Kanwil Kemenag Jabar, Ohan Burhan mengajak generasi muda untuk berdakwah melalui musik.
 
“Generasi muda yang bertalenta dalam bidang musik keislaman harus mengisi kanal-kanal media sosial untuk berdakwah dengan musik. Kalian wajib berilmu agar masa depanmu cerah, dan kalian boleh bermusik (bernafaskan Islam) agar hidupmu menjadi indah,” pungkasnya.
Tagar Terkait:
#39#ModerasiBeragama#Zakat#Wakaf#Pesantren#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Inisial WCP · Tim Peliput
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua