Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Desa Sulung Jadi Kampung Zakat Terbaik Nasional, Kemenag Siapkan Project Management Unit

Jakarta, Bimas Islam -- Program Kampung Zakat yang digagas Kementerian Agama (Kemenag) membuktikan keberhasilannya, khususnya di Desa Sulung, Sambas, Kalimantan Barat. Program ini berhasil mengubah wajah Desa Sulung yang awalnya terisolir menjadi desa yang mandiri dan terkenal hingga tingkat nasional. Produksi kopi, pemberdayaan penggemukan sapi, serta budidaya ayam broiler dan ikan menjadi bukti nyata kesuksesan program ini.
 
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur, menyampaikan kebanggaannya terhadap hasil positif yang telah dicapai di Desa Sulung. Untuk melanjutkan kesuksesan ini dan merangsang program serupa di Kampung Zakat lainnya, Kemenag mempersiapkan Project Manajemen Unit (PMU). PMU akan bertanggung jawab untuk mengevaluasi realisasi program agar sesuai dengan visi Kemenag.
 
"Dalam upaya mengefektifkan program Kampung Zakat, baik yang sudah berjalan maupun yang dalam proses pembentukan, kami akan menyiapkan PMU untuk mengevaluasi program tersebut agar tetap sesuai dengan visi Kemenag," ungkap Waryono.
 
Keputusan untuk menyiapkan PMU ini didorong oleh hasil evaluasi terhadap program Kampung Zakat. Waryono menekankan pentingnya mengapresiasi kelebihan dan memperbaiki kekurangan untuk membuat program ini menjadi lebih optimal.
 
"Sudah ada evaluasi terhadap Kampung Zakat. Berdasarkan evaluasi kami, ada kebutuhan untuk meningkatkan penguasaan terkait pedoman dan indikator Kampung Zakat," tambahnya.
 
Waryono juga menyoroti pentingnya dukungan dari pihak kampus dalam menjalankan program Kampung Zakat. Dia menekankan, akademisi kampus dapat dilibatkan dalam penelitian dan pengabdian, sehingga program ini terus berkembang.
 
"Kita perlu melibatkan kampus dalam program Kampung Zakat ini. Dukungan dari akademisi kampus sangat diperlukan. Kapan pun perlu, kita harus memiliki kesepakatan bersama dengan LP3M dan melakukan penelitian bersama kampus untuk mempersiapkan pengembangan desain Kampung Zakat ke depan," paparnya.
 
Ketua Tim Pemberdayaan Zakat Kanwil Kemenag Kalbar, Emmy Jumartina, menuturkan bahwa Desa Sulung telah menjadi Kampung Zakat Terbaik Nasional setelah ditetapkan oleh Kemenag pada tahun 2018. Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
 
"Apa yang terjadi di Desa Sulung, Sambas, Kalbar, merupakan inspirasi bagi banyak pihak. Kekompakan antara Pemerintah Kabupaten Sambas, Kemenag Sambas, BAZNAS Kabupaten Sambas, dan Kepala Desa Sulung mampu mengangkat Desa Sulung sebagai Kampung Zakat Terbaik Nasional," ujar Emmy Jumartina.
 
Audiensi mengenai Kampung Zakat dihadiri oleh eselon III pada Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf serta Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Kalbar dan Penelitian dari IAIN Pontianak.
 
Ba/Mr
 
*Fotografer: Lutfi
Tagar Terkait:
#Zakat#Wakaf#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua