Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Bantuan Ekonomi Produktif KUA Percontohan, Kakanwil Gorontalo: UKM Mesti Ciptakan Lapangan Kerja

Gorontalo, Bimas Islam -- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Muflih B. Fattah memberi arahan kepada kelompok UKM (Usaha Kecil dan Menengah) Penerima Bantuan Ekonomi Produktif KUA Percontohan di KUA Dungingi.
 
“Ini sebuah kesyukuran bagi para pelaku usaha yang terpilih. Pemerintah terus memerhatikan perekonomian masyarakat, khususnya mereka yang memiliki usaha kecil dan menengah. Karenanya, penerima bantuan harus menjadikan ini sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan kualitas hidup keluarga,” tuturnya, Rabu (7/6/2023).
 
Muflih menjelaskan, penyaluran bantuan ekonomi produktif dari Kemenag bertujuan untuk mendorong usaha UKM agar berkembang dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.
 
Muflih berpesan agar bantuan yang diberikan pemerintah melalui Kemenag bisa dimaksimalkan, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja.
 
“Bantuan ini tidak dipakai untuk hal-hal konsumtif, tapi benar-benar diperuntukkan menambah modal usaha, sehingga UKM yang digelutinya bisa terus berkembang dan utamanya bisa menciptakan lapangan kerja yang baru bagi orang yang membutuhkan,” ulasnya.
 
Diketahui, Kakanwil didampingi oleh Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Bidang Bimas Islam, Maryam Hamid bersama Kepala KUA Dungingi, Hasrul Ismail saat memberikan bimbingan kepada kelompok UKM Penerima Bantuan Ekonomi Produktif KUA Percontohan.
Tagar Terkait:
#Zakat#Wakaf#KUA#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Inisial WCP · Tim Peliput
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua