Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Tata Cara Salat Gerhana Matahari

Jakarta, Bimas Islam -- Salat Gerhana Matahari dalam bahasa Arab biasa disebut dengan kusufus syams. Salat ini baru disyariatkan pada tahun 5 Hijriah. Hukum melaksanakan salat ini adalah sunah muakadah atau sunah yang sangat dianjurkankan. Sebagaimana firman Allah:
 
وَمِنْ اٰيٰتِهِ الَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُۗ لَا تَسْجُدُوْا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوْا لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَهُنَّ اِنْ كُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ
 
Artinya, “Sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud pada matahari dan jangan (pula) pada bulan. Bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu hanya menyembah kepada-Nya,” (QS Fushilat: 37).
 
Dan juga sabda Rasulullah SAW:
 
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللّٰهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهَا فَادْعُوا اللّٰهَ وَصَلُّوا حتَّى تَنْكَشِفَ  
 
Artinya, “Matahari dan bulan merupakan setengah dari beberapa tanda kekuasaan Allah, bukan karena matinya seseorang atau bukan (pula) karena hidupnya, maka ketika kalian melihat gerhana, berdoalah dan shalatlah sampai gerhana tersebut hilang (terang).” (HR al-Bukhari). 
 
Tata cara Salat Gerhana Matahari
1. Niat:
 
أُصَلِّي سُنَّةَ كسُوْفِ الشمس رَكْعَتَيْنِ إِمَامً /مَأْمُوْماً لله تَعَالَى
 
Ušollî sunnata khusûfil rak’ataini imâman/mamûman lillahi ta’âla
 
2. Membaca doa iftitah, membaca Al-fatihah dan surat dengan suara dikeraskan.
3.         Rukuk
4.         Bangit dari rukuk (iktidal)
5. Setelah iktidal tidak langsung sujud, tapi dilanjutkan membaca surat Al Fatihah dan surat. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.
6. Rukuk kedua.
7. Bangkit dari rukuk (iktidal).
8. Sujud
9. Duduk di antara dua sujud
10. Sujud kembali
11. Lalu mengerjakan raka'at kedua sebagaimana raka'at pertama hanya saja bacaan dan gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
12. tasyahud akhir dan salam



(Tim Layanan Syariah)
Tagar Terkait:
#KUA#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.