Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Sentuh Milenial, Dirjen Bimas Islam Dorong Penyuluh Hadir dalam Platform Digital

Yogyakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin mengatakan, jika penyuluh agama masih terus menggunakan cara-cara konvensional dalam bertugas, maka dirinya akan ditinggalkan oleh lebih dari 50 persen penduduk Indonesia.
 
"Para penyuluh agama, kalau cara mengeksekusi tugasnya hanya berbasis tradisional-konvensional seperti biasa, dia akan ditinggalkan oleh lebih 50 persen penduduk Indonesia," jelasnya dalam kegiatan Bimtek Pengelolaan Sistem Informasi pada KUA Revitalisasi Wilayah DIY, Senin (29/05/2023).
 
"Karena sekarang ini, anak-anak milenial dan anak-anak Generasi Z itu jumlahnya 53 persen dari jumlah penduduk Indonesia," tambahnya.
 
Milenial dan Generasi Z, imbuh Dirjen, lebih melek teknologi dibanding generasi-generasi sebelumnya. Merespons hal tersebut, penyuluh perlu melakukan penyesuaian pelayanan, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
 
"Anak sekarang ini harus dimasuki lewat dunianya, mereka mengakses YouTube, mereka mengakses Google, mereka mengakses sejumlah platform digital untuk mendapatkan informasi-informasi keagamaan," imbuhnya.
 
"Mereka ini kalau ingin didekati, disentuh spiritualitasnya secara konvensional, sudah tidak nyambung lagi," ungkap Dirjen.
Tagar Terkait:
#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Inisial MSK · Tim Peliput
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua