Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Perkuat Syiar Islam Moderat dan Pelayanan Keagamaan

Jakarta (Bimas Islam) — Kementerian Agama melalui program Salat Tarawih Keliling (STARLING) Ramadan 1447 H kembali menggelar kegiatan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Masjid Jami Baitul Ihsan Bank Indonesia dan dihadiri oleh pejabat Kementerian Agama, pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai kalangan.

Program STARLING merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memperkuat syiar Islam moderat sekaligus meningkatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan. Selain menjadi sarana ibadah berjamaah, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai media silaturahmi dan penguatan hubungan antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, perwakilan Kementerian Agama menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial. Menurutnya, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan umat yang mampu menghadirkan suasana damai dan menyejukkan di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Ia menegaskan bahwa penguatan moderasi beragama perlu terus dilakukan melalui pendekatan yang inklusif dan menyentuh langsung masyarakat. Kegiatan STARLING diharapkan menjadi ruang yang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kerukunan bangsa.

Masjid Jami Baitul Ihsan Bank Indonesia dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendukung pembinaan umat melalui berbagai kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan. Keberadaan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang edukasi, dakwah, dan penguatan nilai moral bagi masyarakat.

Antusiasme jamaah terlihat sejak awal kegiatan berlangsung. Jamaah memenuhi ruang utama masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari Salat Isya berjamaah, tausiyah Ramadan, hingga Salat Tarawih. Kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang mencerminkan semangat kebersamaan yang tumbuh selama bulan suci.

Suasana Ramadan yang khidmat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Interaksi hangat antara jamaah, pengurus masjid, dan para tamu undangan memperlihatkan kuatnya semangat persaudaraan dalam kehidupan beragama. Dalam tausiyah singkat yang disampaikan, jamaah juga diajak untuk menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta terus menebarkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan masing-masing.

Melalui pelaksanaan STARLING Ramadan 1447 H, Kementerian Agama berharap program-program keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas. Sinergi antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis, moderat, dan penuh keberkahan.

Tagar Terkait:
#Toleransi#ModerasiBeragama#KerukunanUmat#InfoMasjid#KUA#Ramadan#BimasIslam

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?
Berita · 26 Okt 2026

Bagaimana Ijtihad Ulama Berperan dalam Penetapan Status Halal Produk?

Menurut Fuad, bahan konsumsi dan produk pangan olahan berpotensi masuk kategori syubhat apabila asal-usul dan proses pengolahannya tidak dapat dipastikan. Ia menjelaskan, fatwa halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi dasar bagi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam menerbitkan sertifikat halal.