Jakarta, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur akui masih minimnya jumlah penghulu di wilayah mereka. Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Jakarta Timur, Luqman HT pada Rabu (17/3).
"Saat ini tercatat jumlah penghulu di wilayah Jakarta Timur hanya sekitar 50 orang. Sementara untuk angka pernikahan mencapai sekitar 18.000 per tahun disini," ungkap Luqman.
Luqman mengatakan kekurangan penghulu ini disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya sudah banyak penghulu yang memasuki masa pensiun sehingga belum ada penggantinya di wilayah setempat.
"Kami sebenarnya sudah mengajukan, namun belum ada keputusan dari Kemenag pusat. Jadi hingga saat ini masih menunggu tambahan penghulu dari sana," imbuhnya.
Luqman menambahkan dalam waktu dekat mereka akan kembali menggelar acara Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi sejumlah pasangan calon pengantin di Jakarta Timur secara virtual, mengingat masa pandemi Covid-19 masih berlangsung.
"Seperti acara sebelumnya, untuk Bimwin nanti juga masih akan digelar secara virtual. Kemungkinan juga akan menggandeng sejumlah pihak terkait dalam acara ini," tutupnya.
(Boy)
Kontributor & Unit Kerja
Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.
Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja 





