Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Nasaruddin Umar: Penceramah Agama dan Dai Perlu Manfaatkan Medsos untuk Berdakwah

Jakarta, Bimas Islam -- Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar mengatakan, penceramah agama dan dai perlu memanfaatkan media sosial (medsos) untuk berdakwah. Menurutnya, medsos menjadi sarana yang digemari generasi milenial saat ini.

"Penceramah agama dan dai mesti menguasai dan memahami media sosial. Saat ini, media sosial menjadi sarana yang sering digunakan oleh generasi muda, karena itu penceramah perlu mengisi konten-konten keagamaan yang moderat di media sosial," ujar Nasaruddin saat mengisi forum Diseminasi Masjid Pelopor Moderasi Beragama (MPMB) Bagi Penceramah Agama di Jakarta, Rabu (7/12).

Nasaruddin menjelaskan, dalam berdakwah, penceramah agama dan dai mesti menggunakan bahasa pendengarnya. Di zaman ini, lanjut dia, orang banyak menggunakan media sosial untuk bersosialisasi, maka para penceramah agama dan dai perlu memandang itu sebagai sebuah kesempatan untuk menyediakan konten keagamaan.

"Kalau kita lihat sekarang, penceramah agama dan dai moderat di media sosial masih kalah dengan ustaz-ustaz yang cenderung ekstrem maupun liberal dalam berdakwah," jelasnya.

"Sekecil apa pun sumber daya mereka, itu bisa menjadi sebuah konten yang digemari remaja. Ini yang saya kira penceramah agama dan dai kita belum bisa seperti ini," tambahnya.

Nasaruddin berharap, melalui forum Diseminasi Masjid Pelopor Moderasi Beragama Bagi Penceramah Agama ini melahirkan penceramah agama dan dai moderat yang kreatif dalam berdakwah di media sosial. "Dengan demikian, konten keagamaan moderat di medsos semakin banyak dan mudah dijumpai," tandasnya.

Hadir sebagai narasumber pada forum Diseminasi MPMB Bagi Penceramah Agama ini antara lain Tenaga Ahli Menteri Agama Bidang Pengembangan Data dan Statistika Menteri Agama Hasanuddin Ali, Tim Ahli Pokja Moderasi Beragama Alissa Wahid, serta Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Nur Syam.

Hadir pula, Koordinator Fungsi Dakwah dan Hari Besar Islam Direktorat Penerangan Agama Islam Lubenah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari pada Selasa-Kamis (6-8/12) ini diikuti para penceramah agama yang tergabung dalam Majelis Dai Kebangsaan (MDK).

(Rendi)
Tagar Terkait:
#ModerasiBeragama#InfoMasjid#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.