Yogyakarta, Bimas Islam - – KUA Mantrijeron mempunyai cara tersendiri dalam memakmurkan masjid, yaitu dengan menggagas program Sambang Masjid. Kepala KUA Mantrijeron, Sehona mengatakan, Sambang Masjid juga merupakan upaya mempererat tali silaturahmi.
“Kegiatan Sambang Masjid bertujuan untuk membangun silaturahmi dan ingin mengetahui lebih dekat keberadaan serta pengelolaan masjid di Kecamatan Mantrijeron,” ujar Sehona dalam keterangannya di Yogyakarta, Jumat (23/9/2022).
Dia menjelaskan, program Sambang Masjid telah memasuki periode ke-20. Kegiatan Sambang Masjid yang terakhir adalah berkunjung ke Masjid Jogokaryan pada Selasa (20/9/2022). “Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar,” katanya.
Sehona mengungkapkan. hadirnya program Sambang Masjid bermula dari sepinya kegiatan remaja masjid dan adanya kecenderungan menjamurnya nikah dini di wilayah Mantrijeron. Karenanya, tambah Sehona, perlu gebrakan untuk memakmurkan masjid dan mencegah nikah di bawah umur.
“Untuk itu, kami di KUA Mantrijeron merasa terpanggil dan bersinergi dengan masjid untuk mencari solusi dan strategi yang tepat untuk menumbuhkan kreativitas remaja masjid, serta meminimalisir kecenderungan nikah di bawah umur,” ungkapnya.
Melalui Sambang Masjid, Sehona berharap, masjid kembali ramai dengan kegiatan-kegiatan positif yang diiniasi remaja masjid. “Jadi nanti diharapkan masjid itu ramai lagi, apalagi kalau inisiasinya dari remaja masjid, pasti akan sangat membanggakan,” tegasnya.
(Rendi)
Kontributor & Unit Kerja
Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.
Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja 





