Masih banyak persoalan umat yang memprihatinkan dan mesti kita cermati akhir-akhir ini, uraiannya lebih lanjut. Deradikalisasi yang sering disalahartikan menjadi deislamisasi atau despiritualisasi, sinkretisme yang dikomersilkan, pornografi dan pornoaksi yang statistiknya semakin menanjak, masih munculnya faham agama yang radikal dan sekuler, masih menjadi sebagian tantangan Kementerian Agama sejauh ini.
Kemenag memiliki sejarah tersendiri dengan visi dan misi yang luhur dari founding fathers kita, terang Guru Besar UIN Jakarta ini di Convencion Hall Hotel Horison Bandung. Karenanya, kita punya amanah untuk menjaga dan menunjukkan kewibawaan Kemenag. “Jangan sampai kepentingan jangka pendek mengalahkan kepentingan jangka panjang, menjaga wibawa dan citra institusi kita”, ingatnya penuh keseriusan.
Di akhir sambutannya, Wamen pamitan kepada hadirin dengan menyampaikan perasaanya bahwa bisa jadi pertemuan itu merupakan momen terakhirnya mengikuti Rakernas Kemenag. Kepada para peserta, Wamen memohon maaf bila ada kesalahan dan kekhilafannya selama berada di Kementerian Agama Pusat. (edijun/foto:bimasislam)
Kontributor & Unit Kerja
Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.







