Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

KH Muhammad Sanusi Baco Wafat, Sesditjen: Ulama Rendah Hati dan Kharismatik

Jakarta, Bimas Islam --- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya Anre Gurutta Dr (HC) Muhammad Sanusi Baco, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Sabtu 15 Mei 2021. Demikian disampaikan Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar di Jakarta, Minggu (16/5).

"Semoga amal ibadah dan pengabdian almarhum mendapat balasan yang terbaik dari Allah Swt dan diampuni segala kesalahannya," lanjutnya.

Fuad mengungkapkan, sosok KH Muhammad Sanusi Baco yang wafat pada usia 84 tahun adalah ulama yang kharismatik dan disegani di Sulawesi Selatan. Sebagai ulama dan tokoh masyarakat, Sanusi Baco sejak lama aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama di Sulawesi Selatan dan mengajar di perguruan tinggi, yaitu di UMI, Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Al-Gazali (UIM), dan Fakultas Syariah IAIN Alauddin Makassar.

"Kalau tidak salah beliau alumni Pondok Pesantren Darud Dakwah Wal Irsyad di Mangkoso, Sulawesi Selatan dan melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar Mesir. Santri segenerasi beliau yang melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah, seperti ke Al Azhar Mesir dan lainnya, di masa itu belum banyak seperti sekarang," urai Fuad.

Fuad menambahkan, saya pernah satu kali berjumpa dengan KH Muhammad Sanusi Baco dalam satu acara dan sempat berjabat tangan, sudah cukup lama. Saya ingat sosok anre gurutta yang tawadhu, wajahnya teduh dan tidak menonjolkan diri meskipun beliau tokoh ulama di daerahnya.

"Di daerah-daerah, Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan Kepulauan Maluku, masih banyak alim ulama, tengku, buya, ajengan, kiyai, tuan guru dan gurutta yang ikhlas dan istiqamah menunaikan tugasnya dalam membina dan membela umat serta mendidik generasi penerus," jelas Fuad.

"Mereka tidak mencari popularitas dan tidak mengejar jabatan. Kedudukan sebagai ulama pewaris nabi dan khadimul ummah sudah begitu terhormat. Salah satu ulama panutan di daerah Sulawesi Selatan ialah KH Muhammad Sanusi Baco," jelasnya lagi.

"Kementerian Agama dalam tugasnya membangun umat dan bangsa dari segi mental spiritual sangat terbantu dengan peran yang dilakukan oleh para alim ulama secara berkesinambungan di seluruh tanah air. Kita patut menaruh rasa hormat yang mendalam kepada mereka. Keselamatan negara dan bangsa membutuhkan doa ikhlas dan nasihat para ulama," tutup Fuad.

(nhk-boy)
Tagar Terkait:
#BinaSyariah#Pesantren#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli
Berita · 26 Okt 2026

Ada RISE dan KOSMIN untuk Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kemenag menyiapkan Ruang Inklusif dan Setara (RISE) dan pengembangan Kosa Isyarat Keislaman Indonesia (KOSMIN) untuk mempermudah akses penyandang disabilitas, khususnya teman tuli, terhadap pemahaman ajaran Islam.