Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Kemenag Umumkan 29 Imam Masjid untuk UEA Tahun 2024

Jakarta, Bimas Islam -- Kementerian Agama mengumumkan 29 peserta yang berhasil lulus seleksi tahap akhir calon imam masjid untuk Uni Emirat Arab (UEA) 2024. Penetapan ini tertuang dalam Berita Acara Nomor: B-6/Dt.III.I/BA.01.1/07/2024 tentang Hasil Seleksi Wawancara Seleksi Calon Imam Masjid untuk Uni Emirat Arab tahun 2024. 
 
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Ditjen Bimas Islam Kemenag, Adib mengatakan, 29 peserta ini sebelumnya telah melewati tiga tahap seleksi, yaitu administrasi, Computer Assisted Test (CAT), wawancara online, dan wawancara bersama tiga syekh dari UEA di Jakarta. 
 
Adib menjelaskan, dalam seleksi akhir yang digelar pada Rabu-Jumat, 10-12 Juli 2024 itu, Kemenag menghadirkan tiga penguji dari UEA, yakni Syekh Taleb Alshehhi, Syekh Abdulla Alrashdi, dan Syekh Anas Najib Alaoui.
 
“Tahun 2024, jumlah pendaftar mencapai 483 peserta, kemudian diseleksi tahap pertama yaitu administrasi terpilih sebanyak 334 peserta. Berikutnya tes tahap kedua CAT dan wawancara online terpilih 113 peserta. Kemudian seleksi akhir diuji oleh para syekh terpilih 29 peserta yang akan diberangkatkan ke UEA,” ujar Adib, di Jakarta, Rabu (17/7/24).
 
Adib mengatakan, 29 peserta yang telah dinyatakan lulus harus mengisi form istimaroh dari Dewan Juri Uni Emirat Arab, menyerahkan pas foto ukuran 4x6 cm, menyerahkan fotokopi passport yang masih berlaku, dan mengikuti daurah penguatan secara online yang akan diinformasikan kemudian oleh panitia.
 
Eks Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini berharap, peserta yang belum lulus tidak berkecil hati dan patah semangat. Adib mengatakan, seluruh peserta yang telah mengikuti seleksi calon imam masjid untuk UEA merupakan orang-orang hebat dan memiliki banyak peluang di jalur lainnya.
 
“Sekali lagi selamat kepada seluruh peserta yang terpilih, semoga bisa mengemban amanah sebagai delegasi Indonesia dalam membumikan moderasi beragama ke kancah internasional,” paparnya.
 
Pengumuman hasil seleksi ini dapat diakses di PUSAKA SuperApp yang bisa diunduh pada platform Google Play atau AppStore. Peserta juga dapat mengakses pengumuman melalui laman resmi Ditjen Bimas Islam Kemenag. “Pendaftar bisa mengakses bimasislam.kemenag.go.id, kemudian masuk menu Info Penting. Di sana pengumuman ini juga bisa dilihat,” pungkas Adib.
 
Berikut nama 29 imam Indonesia yang akan diberangkatkan ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab:
 
 1.⁠ ⁠Muhamad Annas (Jawa Tengah)
 2.⁠ ⁠Abdul Azis (Jawa Barat)
 3.⁠ ⁠Ruhul Muhammad (Jawa Timur)
 4.⁠ ⁠Imaduddin Rajaby (Jawa Timur)
 5.⁠ ⁠A. Roihan (Sumatera Selatan)
 
 6.⁠ ⁠Muh. Nasrum Syachrir (Kalimantan Timur)
 7.⁠ ⁠Alfan Farih (Jawa Timur)
 8.⁠ ⁠A Khaerul Fikri (Jawa Barat)
 9.⁠ ⁠Rendi Dwi Saputra (Sumatera Selatan)
10.⁠ ⁠Saad (Riau)
 
11.⁠ ⁠Andi Zainal (Sumatera Utara)
12.⁠ ⁠Muhammad Hazali (Kepulauan Riau)
13.⁠ ⁠Anas Bin Ahmad (Jawa Timur)
14.⁠ ⁠Huzaifah Ibnul Lukman (Jawa Barat)
15.⁠ ⁠Dedy Armansyah Dolok Saribu (Sumatera Utara)
 
16.⁠ ⁠Amrozy Abdillah (DKI Jakarta)
17.⁠ ⁠Abdan Nazhief (Jambi)
18.⁠ ⁠Muhammad Zarqali (Aceh)
19.⁠ ⁠Muhammad Jordan (Kalimantan Selatan)
20.⁠ ⁠Abdul Aziz (Jawa Timur)
 
21.Achmad Jauharudin Romadhoni (Jawa Timur)
22.⁠ ⁠Muhammad Karim Akhyar (Jawa Barat)
23.⁠ ⁠Moh. Malik (Jawa Timur)
24.⁠ ⁠M. Agnia Ul-Ulum (Nusa Tenggara Barat)
25.⁠ ⁠Ashim (Jawa Tengah)
 
26.⁠ ⁠Munzirurrahman (Aceh)
27.⁠ ⁠Muhammad Syafqy Abda (Kalimantan Selatan)
28.⁠ ⁠Lutfi Fauzi Masruri (DKI Jakarta)
29.⁠ ⁠Hidayatullah (Aceh)
Tagar Terkait:
#ModerasiBeragama#InfoMasjid#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Inisial AN · Tim Peliput
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua