Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) di tahun 2021 memiliki target 50 ribu Penyuluh Agama Islam (PAI) mengikuti program literasi zakat dan wakaf.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor mengatakan bahwa program unggulan Ditzawa ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi penyuluh di seluruh Indonesia dalam memberikan informasi mengenai zakat dan wakaf.
“Sebagai garda terdepan Bimas Islam, penyuluh harus berada di paling depan menyampaikan kepada masyarakat,” katanya, Senin (15/02).
Tarmizi menjelaskan, untuk program literasi ini, Ditzawa akan bersinergi dengan Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais), pasalnya target utama di tahun 2021 seluruh PAI di seluruh Indonesia dan masyarakat umum.
“Selain penyuluh, peserta lain seperti masyarakat umum, mahasiswa, akademisi, nazhir, pejabat pembuat akta ikrar wakaf (PPAIW), praktisi, dan tentunya pegiat wakaf,” pungkasnya.
(Tommy)
Editor: Sigit
Kontributor & Unit Kerja
Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.
Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja 





