Lebih lanjut Ghufron mengatakan bahwa UKP4 itu akan memberi nilai lebih bagi K/L yang menggunayakan IT untuk layanan publik serta well-informed terhadap laporan keuangan sebagai salah satu bentuk pelaksanaan reformasi birokrasi. “Selama ini, UKP4 menjadikan kualitas layanan publik sebagai dasar penilaian. Bagi K/L yang bagus layanan publiknya, dan transparan dalam pengelolaan keuangan akan mendapatkan nilai lebih. Dalam konteks Kementerian Agama, yang sering disinggung oleh mereka adalah layanan publik di KUA dan layanan informasi tentang haji”, ucapnya.
Dalam paparannya, Kasubag Data dan Sistem Informasi, Thobib Al-Asyhar, menyampaikan bahwa SIMKAH akan terus dikembangkan, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur. “Terus terang infra-struktur SIMKAH belum ideal karena servernya belum memadai, apalagi server hanya terpusat di Ditjen Bimas Islam. Insya Allah tahun 2014 ini kami akan menyediakan server yang memungkinkan dapat meningkatkan performa SIMKAH”, katanya. (bieb/foto:swantara)
Kontributor & Unit Kerja
Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.







