Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Di Depan Tokoh Agama dan Ormas Islam, Dirjen Paparkan Urgensi Islam Jalan Tengah

Banjarmasin, bimasislam -- Ditjen Bimas Islam tidak mungkin bekerja sendirian dalam membimbing dan melayani masyarakat. Untuk menjalankan program-programnya, Ditjen Bimas Islam perlu menjalin kemitraan dengan Ormas dan lembaga keagamaan Islam yang ada di Indonesia.

Demikian disampaikan Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin saat jadi pembicara pada kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Fungsi Agama dalam Pembangunan Nasional di Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (02/08).

Ditambahkan Dirjen, salah satu program yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan Ormas dan Lembaga Keagamaan itu adalah penyebarluasan gagasan Islam Wasathiyah.

"Yaitu Islam jalan tengah, Islam yang tidak ekstrem kiri dan tidak ekstrem kanan, serta Islam yang tidak liberal dan tidak radikal," jelasnya.

Dengan Islam Wasathiyah, Dirjen berharap bangsa Indonesia dapat terus rukun, aman, damai, dan tidak terpecah belah.

Selain tentang Islam Wasathiyah, kesempatan berbicara di depan para tokoh agama, pimpinan Ormas, akademisi, dan mahasiswa itu juga dimanfaatkan Dirjen untuk menyampaikan sejumlah program dan layanan yang tengah dilakukan Satuan Kerja yang dipimpinnya.

Ia mengatakan berbagai terobosan telah digulirkan, diantaranya restrukturisasi Kantor Urusan Agama (KUA), pembangunan sarana prasarana balai nikah dan manasik haji, open rekruitmen Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS, pengadaan Alquran, dan penyediaan data keagamaan berbasis online.

Dalam melaksanakan dan memgembangkan program-program itu, imbuhnya, partisipasi publik menjadi kunci penting.

"Bimas Islam memberikan ruang yang luas bagi publik dalam berkontribusi meningkatkan kualitas program-program Bimas Islam," katanya.

Ia melanjutkan, "Oleh karena itu, para tokoh agama, ormas Islam, lembaga keagamaan Islam, dan lain-lain juga dapat memberikan aspirasinya melalui pertemuan seperti ini," kata Dirjen.

Rapat Koordinasi Penguatan Fungsi Agama dalam Pembangunan Nasional digelar selama tiga hari dari tanggal 1 hingga 3 Agustus 2018. Kegiatan yang berlangsung di hotel Golden Tulip Banjarmasin ini, dihadiri sejumlah tokoh agama, perwakilan Ormas Islam, MUI Provinsi, Organisasi Kepemudaan Islam, Penyuluh Agama Islam, Pengurus DKM, akademisi, dan lain-lain.

Penulis : nhkurniawan
Editor : nhkurniawan
Foto : bimasislam
Tagar Terkait:
#InfoNikah#KUA#PenyuluhAgama#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.