Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Akademi Dakwah Indonesia di Batam, Mercusuar Islam di Kota Perbatasan

Batam, bimasislam—Kota Batam dikenal sebagai salah satu daerah industri sekaligus pulau terluar yang berbatasan dengan negeri jiran Singapura. Sebagai salah satu pintu internasional di tanah air, secara geografis Kota Batam mempunyai peran strategis sebagai pintu masuk pengaruh asing ke Indonesia. Meski begitu, kota kebanggaan masyaraat Kepulauan Riau itu bisa pula menjadi mercusuar dakwah Islam di perbatasan.
 
Melihat potensi Batam tersebut, sebuah lembaga dakwah bernama Akademi Dakwah Indonesia (ADI) didirikan untuk menjadikan Batam sebagai mercusuar dakwah di perbatasan. “Kehadiran ADI di Batam menjadi penting mengingat posisi strategis Pulau Batam yang bertetangga dengan negeri jiran” ujar Mohammad Siddik, ketua DDII saat ditemui media di Kompleks Pesantren An-Ni’mah, Kelurahan Sei Pelunggut, Sagulung, Kepulauan Riau.
 
Akademi Dakwah Indonesia di Batam merupakan cabang ke delapan setelah sebelumnya lembaga yang sama telah berdiri di Bandung (Jawa Barat), Sambas (Kalimantan Barat), Solo (Jawa Tengah), Metro (Lampung), Aceh (NAD), Bukittinggi (Sumbar), dan ADI Kupang (NTT).
 
ADI Batam baru diresmikan pada Agustus lalu. Keberadaan ADI melengkapi kegiatan dakwah Islam di Pondok Pesantren An-Ni’mah yang telah berdiri sebelumnya. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama penyelenggaraan pendidikan ADI Batam oleh Ketua Dewan Dakwah Kota Batam Abdurrachman dan Pimpinan Pesantren An Ni’mah Ustadz Ariyanto Rosyad.
 
Saat pertama kali didirikan, lembaga dakwah Islam yang dirintis oleh Ariyanto Rosyad mendapat tantangan karena berdiri di atas lahan yang dianggap keramat oleh warga sekitar. “Saat pertama didirikan, wilayah ini adalah kawasan hutan, masih banyak sudut yang dikeramatkan oleh para dukun yang banyak terdapat di sini.”
 
Dikatakan Aryanto, saat ini warga Batam sangat antusias menyekolahkan anaknya di sekolah berbasis pesantren. IA berharap keberadaan Akademi Da’wah Indonesia yang berpadu dengan Pondok Pesantren An-Ni’mah dapat menjadi benteng sekaligus mercusuar Islam di kawasan free trade zone tersebut.
 
(rita-era/bimasislam)
Tagar Terkait:
#Pesantren#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua