Konten opini dan editorial

Oleh: Abu Rokhmad* Tidak berlebihan bila Karl Heinrich Marx (5 Mei 1818 – 14 Maret 1883) layak dinobatkan ebagai ‘nabinya’ kaum buruh. Ajarannya ma ih relevan dan kontek tual hin

Oleh: M. Fuad Na ar* Hari Kekayaan Intelektual Sedunia (World Intellectual Property Day) diperingati etiap tanggal 26 April. Kemajuan uatu bang a tidak lepa dari peran kaum

Oleh: Syafaat* Kita tidak haru menjadi Gandhari untuk di ebut etia, ebab ke etiaan tidak elalu berarti menutup mata ketika kita menghormati tuna netra. Dalam ki ah agung Maha

Oleh: Ahmad Zayadi* Idulfitri sering dipahami sebagai hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Namun dalam perspektif Islam,…

&nb p; &nb p; Oleh: Syafaat* &nb p; &nb p; Ada yang tampak khu yuk, tetapi ebenarnya edang menyiapkan ma a depan yang epi. Ke unyian itu ering ditemukan di ma jid-ma jid yang terlalu

Oleh: Jaja Zarka yi* Tahun ini, Ramadan aya lalui dengan berkunjung ke Ibu Kota Nu antara (IKN). Ra anya berbeda. Ramadan hadir di ebuah ruang yang juga edang mencari bentuknya. IKN belum el

Oleh: M. Fuad Na ar* Sertifika i halal dan pengakuan tandar halal antarnegara merupakan alah atu i u kru ial dalam praktik perdagangan interna ional. Prin ip perlindungan kepada kon umen meng

Takdir tidak pernah tunduk pada kalender yang kita rapikan dengan hitungan pre i i. Waktu tidak bergerak di luar ketentuan hanya karena tarawih telah di iapkan dan panduk Ramadan telah digantung.

Penerbitan Kalender Hijriah Indone ia 2026 oleh Kementerian Agama kembali mengingatkan kita bahwa pengelolaan waktu ibadah bukan ekadar per oalan tekni a tronomi, melainkan juga oal harmoni o ia

Di negeri dengan penduduk mu lim terbe ar di dunia, halal eharu nya menjadi ke adaran ber ama. Namun faktanya, halal kerap kita terima ebagai wari an&mda h;bukan ebagai ha il perjuangan litera i.

Oleh: Ahmad Zayadi* Keragaman beban dan tantangan layanan Kantor Urusan Agama (KUA) di Indonesia merupakan realitas yang tidak dapat diabaikan. Ada KUA yang…

Oleh: Ahmad Zayadi* Kenaikan angka pernikahan na ional yang tercatat pada 2025, me kipun ecara tati tik relatif kecil, memiliki ignifikan i o ial yang tidak dapat diremehkan. Setelah tren