Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Temu Kerja Hisab Rukyat 2018: Ini hasil Validasi Data Hisab Awal Bulan hingga Gerhana Matahari 2020

Labuan Bajo, bimasislam-- Kegiatan Temu Kerja Hisab Rukyat Tahun 2018 telah usai dilaksanakan. Sejumlah Pakar Falak dan Astronomi terlibat dalam kegiatan tersebut. Berikut hasil keputusan tentang Validasi data Hisab awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1439 H, Awal bulan Hijriah selama tahun 2020, peta ketinggian hilal tahun 2020, Gerhana Matahari dan bulan tahun 2020.
 
Pertama, Ramadan 1439 H, semua sistem hisab sepakat bahwa ijtimak awal Ramadan 1439 H jatuh pada hari Selasa, tanggal 15 Mei 2018 M sekitar pukul 18:48 WIB. Tinggi hilal pada saat Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia antara -1° 36’ sampai -0° 2’. Rukyat dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 15 Mei 2018 M, demikian pesan tertulis yang disampaikan kepada bimasislam. 
 
Kedua, Syawal 1439 H, semua sistem hisab sepakat bahwa ijtimak awal Syawal 1439 H jatuh pada hari Kamis, tanggal 14 Juni 2018 M sekitar pukul 02:43 WIB. Tinggi hilal pada saat Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia antara 6° 4’ sampai 7° 34’. Rukyat dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 14 Juni 2018 M.
 
Ketiga, Zulhijah 1439 H, semua sistem hisab sepakat bahwa ijtimak awal Zulhijjah 1439 H jatuh pada hari Sabtu, tanggal 11 Agustus 2018 M sekitar pukul 16:58 WIB. Tinggi hilal pada saat Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia antara -1° 43’ sampai 0° 14’. Rukyat dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 11 Agustus 2018 M.
 
Sementara itu, mengenai validasi hisab awal Bulan Hijriah Tahun 2020 M sebagai berikut:
 
1. Tanggal 1 Jumadal Akhirah 1441 H jatuh pada hari Ahad Legi, tanggal 26 Januari 2020 M
2. Tanggal 1 Rajab 1441 H jatuh pada hari Selasa Legi, tanggal 25 Februari 2020 M
3. Tanggal 1 Sya`ban 1441 H jatuh pada hari Kamis Legi, tanggal 26 Maret 2020 M
4. Tanggal 1 Ramadan 1441 H jatuh pada hari Jum`at Kliwon, tanggal 24 April 2020 M
5. Tanggal 1 Syawal 1441 jatuh pada hari Ahad Kliwon, tanggal 24 Mei 2020 M
6. Tanggal 1 Zulqa`dah 1441 H jatuh pada hari Selasa Kliwon, tanggal 23 Juni 2020 M
7. Tanggal 1 Zulhijjah 1441 H jatuh pada hari Rabu Wage, tanggal 22 Juli 2020 M
8. Tanggal 1 Muharram 1441 H jatuh pada hari Kamis Pon, tanggal 20 Agustus 2020 M
9. Tanggal 1 Shafar 1442 H jatuh pada hari Sabtu Pon, tanggal 19 September2020 M
10. Tanggal 1 Rabi`ul Awal1442 H jatuh pada hari Ahad Pahing, tanggal 18Oktober 2020 M
11. Tanggal 1 Rabi`ul Akhir1442 H jatuh pada hari Selasa Pahing, tanggal 17 November 2020 M
12. Tanggal 1 Jumadal Ula1442 H jatuh pada hari Rabu Legi, tanggal 16 Desember 2020 M
 
Yang tidak kalah penting dan membuat penasaran adalah terkait Gerhana Bulan dan Matahari Tahun 2020, nah berikut hasilnya:

1. Gerhana bulan Penumbra 10 Januari 2020 tengah bulan Jumadil Awal 1441 Hijriah teramati dari seluruh wilayah Indonesia. Jalur gerhana melewati Eropa, Afrika, Asia dan Australia.
2. Gerhana Bulan Penumbra 5 Juni 2020 tengah Bulan Syawal 1441 Hijriah teramati dari seluruh wilayah Indonesia, jalur gerhana melewati Eropa, Afrika, Asia dan Australia.
3. Gerhana Matahari Annular 9cincin) 21 Juni 2020 menjelang awal bulan Zulkaidah 1441 Hijriah teramati dari sebagian wilayah Indonesia sebagai gerhana matahari parsial. Jalur gerhana melewati: Afrika, Eropa bagian Tenggara dan Asia. (cincin: Afrika bagian tengah, Asia bagian Selayan, China dan pasifik.
4. Gerhana bulan Penumbra 5 Juli 2020 tengah bulan Rabiul Akhir 1442 Hijriah tidak teramati dari wilayah Indonesia. Jalur gerhana melewati Amerika, Eropa bagian Barat Daya dan Afrika.
5. Gerhana bulan Penumbra 30 November 2020 tengah bulan Zulkaidah 1441 Hijriah teramati dari seluruh wilayah Indonesia. Jalur gerhana melewati Asia, Australia, Psifik dan Amerika.
6. Gerhana Matahari Total 14 Desember 2020 menjelang awal bulan Jumadil Awal 1442 Hijriah tidak teramati dari wilayah Indonesia.  Jalur gerhana melewati lautan Pasifik, Amerika Selatan bagian Selatan dan Antartika. (Total: pasifik bagian selatan, Chili, Argentina, Atlantik bagian selatan)

 
Untuk diketahui, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Ahmad Juraidi. Sementara keputusan ini ditandatangani oleh Ketua Sidang, Ahmad Izzuddin, dan Sekretaris Sidang, Arwin J.R Butar-Butar. 
 
Acara sendiri berlangsung dari tanggal 23 s.d 25 April 2018 M bertepatan tanggal 7 s.d 9 Sya`ban 1439 H di Hotel Sylvia Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa elemen di antaranya, Kankemenag Manggarai Barat, Mahkamah Agung, LAPAN, BMKG, BIG, Bosscha ITB, Perguruan Tinggi, Pakar Falak dan Astronomi serta Ormas Islam dan Pondok Pesantren
 
 
Penulis : Syamsuddin
Editor : Ismail
Foto : ilustrasi

Tagar Terkait:
#Ramadan#BinaSyariah#Pesantren#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.