Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Resmikan Energi Kebaikan Rokan Riau sebagai LAZ Provinsi, Kemenag Tekankan Transparasi dan Kolaborasi Zakat

Pekanbaru, Bimas Islam — Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur, menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat nasional. Hal tersebut disampaikannya dalam penyerahan Surat Keputusan (SK) Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat provinsi ke-43 kepada Energi Kebaikan Rokan di Bono Hotel Pekanbaru, Riau, Sabtu (7/3/2026).

Ia mengatakan, penguatan tata kelola zakat menjadi bagian penting dalam memastikan dana umat dikelola secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Penguatan kelembagaan zakat merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem zakat nasional yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Menurut Waryono, zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pembangunan sosial, terutama dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan. Karena itu, lembaga zakat diharapkan terus meningkatkan kualitas tata kelola serta mengembangkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa lembaga amil zakat yang telah memperoleh izin dari pemerintah perlu menjaga kepercayaan publik melalui pengelolaan dana zakat yang bertanggung jawab serta penyaluran manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Sementara itu, Kepala Subdirektorat Bina Kelembagaan dan Kerja Sama Zakat Wakaf, Muhibuddin, menjelaskan, penyerahan SK kepada Energi Kebaikan Rokan menandai pengakuan resmi pemerintah terhadap lembaga tersebut sebagai pengelola zakat, infak, dan sedekah di tingkat Provinsi Riau.

Penyerahan SK tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan public expose yang juga menjadi ruang komunikasi antara lembaga zakat, masyarakat, serta para pemangku kepentingan.

Muhibuddin mengatakan lembaga amil zakat memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat masyarakat sekaligus memastikan penyalurannya tepat sasaran. “Kebaikan bukan untuk riya, tetapi menjadi pemicu agar masyarakat ikut tergerak melakukan kebaikan yang sama,” katanya.

Ia menjelaskan, publikasi program sosial dan kegiatan kemanusiaan perlu dipandang sebagai bagian dari edukasi publik. Melalui komunikasi yang baik, masyarakat dapat mengetahui berbagai program yang dijalankan sekaligus terdorong untuk berpartisipasi dalam gerakan filantropi Islam.

Muhibuddin juga mengajak lembaga zakat untuk mengembangkan strategi komunikasi yang inovatif dan kolaboratif. Kerja sama antar lembaga zakat dinilai dapat memperluas jangkauan kampanye zakat sekaligus menekan biaya publikasi di berbagai media.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan zakat yang berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta manajemen risiko lembaga. “Kepercayaan publik adalah aset utama lembaga zakat. Karena itu transparansi, akuntabilitas, serta pengelolaan risiko harus menjadi perhatian serius bagi setiap lembaga amil,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Energi Kebaikan Rokan juga memaparkan sejumlah program sosial yang akan dijalankan selama Ramadan 1447 Hijriah/2026. Program tersebut mencakup bantuan bagi masyarakat duafa, anak yatim, lansia, serta masyarakat terdampak bencana. Program-program tersebut menjadi langkah awal lembaga tersebut dalam menjalankan mandat sebagai LAZ tingkat provinsi di Riau.
Tagar Terkait:
#Zakat#Wakaf#KUA#Ramadan#EkonomiUmat#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Inisial AN · Tim Peliput
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.