Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Pascabencana di Sumatra Utara, Kemenag Salurkan Bantuan Rp1,25 Miliar untuk Rumah Ibadah Hingga Majelis Taklim

Langkat, Bimas Islam — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menyalurkan bantuan kepada lembaga keagamaan yang meliputi majelis taklim, organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, yayasan, serta para tokoh agama di wilayah terdampak bencana di Provinsi Sumatra Utara. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada rumah ibadah berupa masjid dan musala yang mengalami kerusakan akibat bencana, dengan nilai Rp50 juta untuk setiap masjid atau musala terdampak.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp1,25 miliar, dengan rincian Rp750 juta dialokasikan untuk rehabilitasi masjid dan musala, sementara Rp500 juta disalurkan kepada lembaga keagamaan (majelis taklim, ormas Islam, yayasan) serta para tokoh agama.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menjelaskan, bantuan ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian negara dalam mendukung pemulihan kehidupan keagamaan masyarakat pascabencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat pemulihan aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan, sekaligus menguatkan kembali semangat masyarakat untuk bangkit,” ujar Arsad saat menyerahkan bantuan di Masjid Nurul Qomar, Langkat, Selasa (13/1/2025).

Arsad menambahkan, Kementerian Agama terus berupaya memberi kontribusi nyata dalam rehabilitasi masjid, musala, dan lembaga keagamaan yang terdampak bencana agar dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya.

“Kami sangat berempati atas musibah yang terjadi. Ketika masjid atau musala tidak dapat digunakan akibat bencana, negara hadir untuk membantu agar rumah ibadah tersebut bisa segera digunakan kembali sebagai pusat ibadah dan aktivitas keagamaan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa masjid dan musala tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan spiritual, serta aktivitas sosial keagamaan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Arsad berharap melalui bantuan ini masyarakat terdampak banjir dapat kembali beribadah dengan nyaman dan aman, serta merasakan kehadiran negara di tengah masa sulit yang mereka hadapi.

“Dengan bantuan ini, kami berharap masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali beraktivitas secara normal, menjalankan ibadah dengan tenang, dan mendapatkan penguatan spiritual dalam proses pemulihan pascabencana,” pungkasnya.
Tagar Terkait:
#InfoMasjid#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Inisial MSK · Tim Peliput
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua