Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

MHQ Internasional Disabilitas Netra Beri Ruang Bermakna bagi Komunitas Tunanetra

Jakarta, Bimas Islam— Malek Hachicha (21), hafiz muda asal Tunisia, menyampaikan apresiasinya kepada Indonesia atas penyelenggaraan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Disabilitas Netra Tingkat Internasional 2025. Ia menilai ajang tersebut sangat inklusif dan memberi ruang bermakna bagi komunitas tunanetra.
 
Hal itu disampaikan Hachich kepada wartawan usai mengikuti rangkaian MHQ di Jakarta, Jumat (5/12/2025). Ia mengungkapkan, musabaqah khusus penyandang disabilitas netra masih jarang ditemui di banyak negara, sehingga penyelenggaraan di Indonesia menjadi langkah penting.
 
“Saya berterima kasih kepada para penyelenggara dan negara Indonesia, khususnya kementerian yang baik hati atas segala yang telah mereka lakukan,” ujarnya.
 
Menurut Hachicha, kompetisi yang digelar Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama ini tidak hanya menjadi panggung untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga bentuk pengakuan atas posisi penyandang tunanetra di masyarakat. Ia menilai kelompok tersebut memiliki kedudukan istimewa dalam Islam dan dianugerahi potensi yang kerap tidak terlihat.
 
“Kompetisi ini mengangkat status penyandang tunanetra dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka memiliki kemampuan luar biasa yang sering kali diabaikan,” katanya.
 
Hachicha menuturkan, dapat mewakili Tunisia di ajang internasional merupakan kehormatan besar, terlebih karena kompetisi ini berfokus pada Al-Qur’an yang ia anggap sebagai anugerah paling mulia. Ia mengungkapkan telah menuntaskan hafalan 30 juz pada usia 11 tahun dan kini menguasai sejumlah qiraat besar maupun kecil. Ia menyebut MHQ ini sebagai “kompetisi yang penuh berkah dan mulia”.
 
Selain memberi apresiasi kepada Indonesia, Hachicha juga menyinggung hubungan baik antara Indonesia dan Tunisia, termasuk kehadiran mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Zaytuna. Ia menilai mahasiswa Indonesia memiliki karakter yang baik dan bersikap hormat. Hachicha juga mengaku senang dapat bertemu Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, yang menurutnya turut mempererat hubungan kedua negara.
 
"Saya sangat bahagia dengan hubungan saya dengan negara yang baik ini dan sangat senang dapat berkunjung ke sini,” ungkapnya.
Tagar Terkait:
#KUA#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Inisial FN · Tim Peliput
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.