Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Kirim 500 Pendakwah ke Daerah 3T, Langkah Kemenag Bumikan Moderasi Beragama

Jakarta, Bimas Islam-- Kementerian Agama (Kemenag) kembali meluncurkan program Dai (pendakwah) 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Kali ini, Kemenag melepas 500 Dai dan Daiyah yang akan berdakwah pada Ramadan 1445 H/2024 M mendatang.
 
Program Dai 3T merupakan program unggulan Bimas Islam Kemenag sejak tahun 2021. Tidak hanya di Indonesia, Kemenag juga mengirimkan Dai serta imam masjid ke luar negeri seperti Amerika, Korea, dan Uni Emirat Arab.
 
Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, pengiriman Dai ke wilayah 3T ini merupakan implementasi dari 14 pakta integritas yang ditandatangani saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag.
 
“Program Dai 3T ini salah satu bentuk komitmen Kemenag untuk membumikan moderasi beragama,” ujarnya pada pembukaan Rapat Koordinasi Direktorat Penerangan Agama Islam (Penais) di Jakarta, Rabu (28/2/2024).
 
Dirjen mengatakan, nilai-nilai moderasi beragama jangan hanya disebar melalui narasi semata, tapi dihidupkan dan dijalankan. “Bimas Islam tidak hanya menarasikan moderasi beragama, tapi langsung mempraktikkannya," terangnya.
 
Selain Dai 3T, Dirjen menyebut, 1.000 Kampung Moderasi Beragama juga menjadi program unggulan untuk memperkuat persaudaraan manusia di tengah perbedaan.
 
“Tidak hanya seremonial, tapi kedua program ini ditargetkan mampu membangun kesadaran masyarakat yang memiliki cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang moderat,” paparnya.
 
Sementara itu, Wakil Menteri Agama (Wamenag), Saiful Rahmat Dasuki mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, ada tiga tugas pokok yang akan dijalankan para Dai selama bertugas di wilayah 3T.
 
Pertama, memberi kesadaran bahwa Indonesia adalah negara yang beranekaragam suku, budaya, agama, hingga bahasa.
 
"Hal yang sudah dianugerahi oleh Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT), harus diberikan penyadaran seperti itu pada seluruh lapisan masyarakat," kata Wamenag.
 
Kedua, mampu menjaga nilai-nilai harmoni di tengah-tengah masyarakat yang berbeda tersebut. Ketiga, para Dai ini akan menjadi duta-duta moderasi beragama bagi seluruh lapisan masyarakat di pelosok wilayah 3T.
 
"Ini adalah ikhtiar kita untuk selalu menjaga Islam wasathiyah_ yang selalu kita ingin sebarkan, terutama di wilayah 3T di Indonesia," tandasnya.
Tagar Terkait:
#ModerasiBeragama#InfoMasjid#KUA#Ramadan#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Inisial AN · Tim Peliput
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.