Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Kemenag: Beda Penentuan Bulan Kamariah adalah Keniscayaan

Malang, Bimas Islam -- Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah, Ismail Fahmi menjelaskan, perbedaan penentuan awal bulan kamariah adalah sebuah keniscayaan. Seluruh pihak tetap harus menjunjung tinggi perdamaian dan kerukunan.
 
Hal itu disampaikannya pada kegiatan Diseminasi Nasional Penerapan Kriteria MABIMS, Minggu (23/7/2023), di Malang.
 
"Begitu banyak perbedaan dalam penentuan awal bulan kamariah, dan itu adalah sebuah keniscayaan. Perdamaian dan kerukunan harus tetap terjaga," tegasnya.
 
Harmoni dalam perbedaan, kata Ismail, merupakan sebuah citra bangsa Indonesia yang tertuang dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
 
"Kita ini memang dikenal sebagai bangsa yang kaya akan keberagaman. Ada Bhinneka Tunggal Ika, sebagai semboyan yang menggambarkan kemampuan untuk mengelola keberagaman," tuturnya.
 
Diketahui, penerapan kriteria MABIMS dalam penetapan awal bulan kamariah telah disosialisasikan dan diterapkan sejak tahun 2022.
 
"Kita telah menyosialisasikan kriteria baru MABIMS dan menerapkannya pada tahun 2022," tandasnya.
Tagar Terkait:
#KerukunanUmat#BinaSyariah#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Inisial MSK · Tim Peliput
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.