Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Kemenag-BAZNAS Hadirkan Gerai Zakat Iftar Selama Ramadan, Dongkrak Ekonomi Warga Sekitar Masjid

Tangerang Selatan, Bimas Islam -- Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menghadirkan program Gerai Z (Zakat) Iftar selama Ramadan. Program ini menjadi bagian dari implementasi BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) – Masjid Berdaya Berdampak (MADADA) yang menempatkan masjid sebagai pusat penguatan ekonomi masyarakat.

Kepala Subdirektorat Kemasjidan, Nurul Badruttamam, mengatakan, pada tahap awal program, dukungan dana yang digulirkan berjumlah Rp150 juta. Dana tersebut dikelola secara produktif untuk menggerakkan usaha kecil di lingkungan masjid.

Menurutnya, Ramadan merupakan momentum strategis untuk mengakselerasi ekonomi kerakyatan. Melalui Gerai Z Iftar, sebanyak 30 masjid menghadirkan gerai makanan dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan melibatkan jemaah serta masyarakat sekitar sebagai pelaku usaha.

“Program ini bukan sekadar menghadirkan layanan berbuka puasa, tetapi mendorong perputaran ekonomi umat. Masjid kita dorong menjadi pusat pemberdayaan, tempat tumbuhnya usaha jemaah dan masyarakat sekitar,” ujar Nurul saat mewakili Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Arsad Hidayat pada kegiatan Gerai Z Iftar Ramadan di Tangerang Selatan, Selasa (24/2/2026).

Ia juga menyebut, sinergi dalam program MADADA mampu mengintegrasikan fungsi sosial, ekonomi, dan keagamaan masjid secara nyata. Kolaborasi tersebut dinilai sebagai contoh pengelolaan zakat yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.

Konsep itu memungkinkan dana zakat tidak berhenti pada bantuan konsumtif, melainkan bertransformasi menjadi kegiatan ekonomi produktif yang berdampak jangka panjang bagi pelaku usaha mikro serta memperkuat kemandirian jemaah.

Sementara itu, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI, Faisal Qosim, mengungkapkan, pendekatan ekonomi melalui masjid merupakan bagian dari dakwah sosial untuk memperkuat kemandirian umat. “Melalui kerja sama ini, kita ingin menghadirkan zakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Masjid menjadi simpul distribusi manfaat sekaligus penggerak ekonomi,” katanya.

Kehadiran Gerai Z Iftar memperluas fungsi masjid, tidak hanya sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai motor penguatan ekonomi lokal. Program ini memadukan nilai spiritual Ramadan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan umat.

Sebagai informasi, BMM - MADADA merupakan inisiatif kolaborasi Kemenag dan BAZNAS untuk menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat sekaligus memperluas manfaat zakat secara berkelanjutan.
Tagar Terkait:
#Zakat#InfoMasjid#KUA#Ramadan#BinaSyariah#EkonomiUmat#BimasIslam

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Inisial MSK · Tim Peliput
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.