Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Ikuti MTQ Nasional Sepuluh Kali, SBY Selalu Menekankan Pentingnya Toleransi

Batam, bimasislam-- Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) nasional kali ini terasa istimewa karena selama sepuluh tahun berturut-turut dirinya selalu hadir membuka dan menyaksikan bagaimana masyarakat Indonesia sangat mencintai al-Qur’an.
 
“Saya sampaikan, MTQ kali ini sungguh sangat Istimewa bagi saya dan Isteri saya, karena ini MTQ ke-10 yang saya hadiri, dan yang terakhir kali saya buka selaku Presiden Reupblik Indonesia”,ujar SBY yang langsung disambut tepuk tangan meriah seluruh tamu undangan dan kafilah yang hadir di acara pembukaan yang dipusatkan di Dataran Engku Putri Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (6/6) malam.
 
Bagi SBY, MTQ senantiasa memberi pesan, agar senantiasa menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Tidak ada kehidupan yang lebih mulia daripada hidup dengan batas-batas agama”, tegasnya.
 
Kota Batam. Lanjut SBY, layak menjadi contoh dan merupakan miniatur Indonesia, di mana masyarakat berbagai ragam etnis, agama dan budaya mampu bersatu padu dalam mewujudkan kehidupan yang aman dan sejahtera.
 
Presiden juga menambahkan, bahwa Kota Batam sangat indah dan mempesona, serta memberi pesan, meski daerah perindustrian dan jasa namun tidak meminggirkan peran agama dalam kehidupan sehari-hari. “Agama memiliki peranan penting, selain memperkuat keimanan kepada Tuhan juga meningkatkan etos kerja menjadi bagian dari ibadah kita,” pungkas SBY.
 
Selain itu, ada hal yang istimewa dalam pembukaan MTQ kali ini, saat sebelum Presiden SBY memberikan sambutan, terlebih dahulu dilakukan defile kafilah dari seluruh provinsi. Tidak seperti biasanya, defile kali ini juga menyertakan barisan Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Batam. Di mana tampak rombongan tokoh dari berbagai agama menjadi salah satu peserta defile, mereka melampaikan tangan memberikan salam kepada presiden beserta tamu undangan yang lain. Hal ini membawa pesan bahwa toleransi beragama tumbuh subur di Kota Bandar Madani ini.
 
Acara berlangsung sangat meriah, selain dekorasi dengan menggunakan teknologi sinar laser, berbagai tarian kolosal berhasil memukau presiden dan seluruh tamu undangan. Presiden semakin khidmat mengikuti rangkaian acara pembukaan saat musisi kondang Edit G. Ade menyanyikan langu-lagu yang diciptakan Presien ke-6 ini. Tampak hadir di kursi VVIP, Gubernur Kepri beserta Isteri, Menkokesra beserta Isteri, para menteri Indonesia bersatu II, para duta besar negara sahabat, serta pejabat di lingkungan Kementerian Agama. (syam/foto:bimasislam)     
Tagar Terkait:
#Toleransi#KerukunanUmat#KUA#MTQ#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.