Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Halalbihalal, Puasa Syawal atau Ikut Makan? Begini Penjelasannya

Jakarta, Bimas Islam -- Salah satu tradisi warga muslim yang dilakukan pada bulan Syawal yaitu halalbihalal. Halalbihalal menjadi momentum untuk bersilaturahim dan bermaaf-maafan.
 
Namun, kegiatan Halalbihalal tak jarang mengundang dilema bagi seseorang yang melakukan puasa sunah di bulan Syawal. Sebab, halalbihalal biasanya diiringi dengan kegiatan makan bersama.
 
Lantas, lebih utama mana? Menghormati tamu saat halalbihalal, atau tetap menjalankan anjuran puasa sunah di bulan Syawal?
 
Dalam program Edukasi Syariah Bimas Islam, Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), Kiai Mahbub Maafi menjawab pertanyaan tersebut.
 
Menurutnya, seorang muslim sebaiknya perlu melihat kondisi dan tradisi masyarakat setempat. Jika tidak mencicipi makanan dan minum saat menjamu atau menerima tamu dianggap menyinggung perasaan si tamu dan dianggap tidak melayani tamu, maka sudah seharusnya tuan rumah membatalkan puasanya.
 
“Pada bulan Syawal biasanya kita kedatangan banyak tamu. Mereka datang untuk menjalin silaturahmi dengan kita. Kewajiban kita adalah menghormati mereka. Namun, situasi akan menjadi rumit ketika kita sedang menjalankan ibadah puasa Syawal,” jelasnya, Kamis (27/4/2023). 
 
“Jika misalnya kita berpuasa, ternyata menyinggung tamu kita, maka sebaiknya kita membatalkan puasa kita. karena di dalam sebuah hadis dikatakan, 'barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamu,'” jelasnya.
Tagar Terkait:
#39#BinaSyariah#ProdukHalal#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Inisial BA · Tim Peliput
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Inisial MR · Redaksi Pelaksana
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.