Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Doa Malam Nisfu Syaban

أَعُوذُ بِعَفْوِكَ مِنْ عِقَابِكَ، وَأَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، جَلَّ وَجْهُكَ، لا أَحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ، سَجَدَ لَكَ خَيَالِي وَسَوَادِي، وَآمَنَ بِكَ فُؤَادِي، فَهَذِهِ يَدِي وَمَا جَنَيْتُ بِهَا عَلَى نَفْسِي، يَا عَظِيمٌ يُرْجَى لِكُلِّ عَظِيمٍ، يَا عَظِيمٌ اغْفِرِ الذَّنْبَ الْعَظِيمَ، سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ. أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَأَعُوذُ بِعَفْوِكَ مِنْ عِقَابِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ، أَقُولُ كَمَا قَالَ أَخِي دَاوُدَ: أُعَفِّرُ وَجْهِي فِي التُّرَابِ لِسَيِّدِي، وَحَقُّ لَهُ أَنْ يُسْجَدَ. اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي قَلْبًا تَقِيًّا مِنَ الشِّرْكِ نَقِيًّا، لا حَافِيًّا وَلا شَقِيًّا.
 
A’uudzu bi ‘afwika min ‘iqabika, wa a’uudzu bi ridhaka min sakhatika, wa a’uudzu bika minka, jalla wa jahuka, laa ahshii tsana’an ‘alaika anta kamaa atsnaita ‘alaa nafsik, sajada laka khayaalii wa suwaadii, wa aamana bika fuaadii, fahadzihi yadzii wa maa janaitu bihaa ‘alaa nafsii, yaa ‘azhiim yurjaa li kulli ‘azhiim, yaa ‘azhiim ghfir adz-dzanba al-‘azhiim, sajada wajhii lilladzii khalaqahu, wa syaqq sam’ahu wa basharah. A’uudzu bi ridhaka min sakhatika, wa a’uudzu bi ‘afwika min ‘iqabika, wa a’uudzu bika minka anta kamaa atsnaita ‘alaa nafsik, aquulu kamaa qaala akhii Daawud: u’affiru wajhii fi at-turaabi li sayyidii, wa haqqu lahhu an yusjadda.
 
Aku berlindung dengan ampunan-Mu dari siksa-Mu, dan aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu, dan aku berlindung dengan-Mu dari diri-Mu, Maha Suci wajah-Mu, aku tidak sanggup menghitung pujian untuk-Mu, Engkau sebagaimana Engkau telah memuji diri-Mu, sujudlah angan-anganku dan bayanganku, dan berimanlah hatiku kepada-Mu, maka ini tanganku dan apa yang telah aku perbuat dengannya atas diriku, wahai Yang Maha Agung yang diharapkan oleh setiap orang yang agung, wahai Yang Maha Agung ampunilah dosa yang besar, sujudlah wajahku kepada yang telah menciptakannya, dan yang telah membuka pendengaran dan penglihatannya.
 
Aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu, dan aku berlindung dengan ampunan-Mu dari siksa-Mu, dan aku berlindung dengan-Mu dari diri-Mu, Engkau sebagaimana Engkau telah memuji diri-Mu, aku berkata sebagaimana yang dikatakan saudaraku Daud: aku merendahkan wajahku di tanah untuk Tuhanku, dan berhaklah Dia untuk disujud. Ya Allah, berikanlah aku hati yang suci dari syirik, bersih, tidak celaka dan tidak sengsara.
Tagar Terkait:
#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.