Tangerang, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama Moh Agus Salim mengatakan, gagasan moderasi beragama sudah seharusnya diimplementasikan di setiap materi khotbah Jumat.
“Khotbah Jumat harus menekankan prespektif moderasi beragama, yaitu ketaatan beragama secara esensial dan substantif, disampaikan dengan kalimat yang baik dan santun, tidak dengan ujaran kebencian apalagi umpatan,” ujar Agus saat memberikan sambutan pada acara FGD Penyusunan Modul Takmir Masjid, di Tangerang, Selasa (20/4).
Dalam semua aspek kehidupan sehari-hari, kata Agus, masyarakat Indonesia tidak lepas dari nilai-nilai agama, bahkan mayoritas masyarakat di Indonesia sangat religius, menganggap agama sangat penting dalam kehidupannya.
Sehingga, penanaman nila-nilai Islam wasatiyah dan keberagamaan yang inklusif sangat penting untuk membangun Indonesia yang harmonis, dan merawat kebinekaan serta menghargai pluralitas sosial.
“Oleh karena itu pentingnya menyertakan prespektif moderasi beragama dalam berbagai kesempatan, baik itu khutbah Jumat, kegiatan pengajian di masjid dan musala, dan lainnya. Masjid harus menjadi kekuatan terdepan dalam mengimplementasikan dan penguatan moderasi beragama,” ungkapnya.
Apalagi di era digital saat ini, lanjutnya, masyarakat perlu menyaring banjirnya informasi dan derasnya internalisasi pengetahuan agama yang instan, masjid harus menjadi benteng sebagai ruang yang sehat, serta pusat penanaman nilai-nilai agama.
(Anty)
Kontributor & Unit Kerja
Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.
Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja 






