Bimas IslamDitjen Bimbingan Masyarakat Islam · Kemenag RI

Bertemu Menag, Husin Bagis Cerita Tentang Pengelolaan Masjid di Abu Dhabi

Jakarta, Bimas Islam --- Bila kita bertandang ke ibu kota Uni Emirat Arab (UEA) Abu Dhabi, maka jangan heran bila suara kumandang adzan di masjid-masjid seragam. Ini disebabkan di Abu Dhabi adzan hanya dikumandangkan dari masjid besar yang kemudian dipancarkan melalui radio ke masjid-masjid lainnya.

Hal ini dikisahkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Abu Dhabi Husin Bagis saat berbincang dengan Menteri Agama Fachrul Razi di Kantor Kementerian Agama, di Jakarta. "Adzannya semua dari masjid besar, jadi suara adzannya dicari yang paling indah sebenarnya. Yang suaranya (muadzin) paling bagus. Kemudian dipancarkan lewat pemancar radio," ujar Husin, Rabu (11/12). 

Tak hanya adzan, hal yang sama pun berlaku untuk khutbah Jumat. Menurut Husin, di Abu Dhabi ada aturan bahwa khutbah Jumat dilakukan maksimal selama 30 menit. "15 menit khutbah pertama, 15 menit khutbah kedua. Dan ini teks khotbahnya sudah disiapkan, dan dibacakan seragam di seluruh masjid," tutur Husin.

"Isi khotbahnya pun indah. Dan di sana lazim mendoakan pemerintahan dan raja mereka," ungkap Duta Besar yang telah bertugas selama tiga setengah tahun di Abu Dhabi tersebut.  Pengelolaan Masjid di Abu Dhabi menurut Husin memang lebih teratur dan inovatif.

Misalnya, terkait dengan khutbah Jumat, jika kita tidak mengerti bahasa yang digunakan maka tersedia layanan khutbah online dengan pilihan bahasa yang bermacam-macam.

Ia mengungkapkan di sana Islamic Center berperan baik dalam pengembangan muslim. Hal ini pula yang menurut Husin mendorong UEA untuk memberikan hibah pendirian masjid di Solo. "Rencananya itu akan disampaikan ke Presiden Jokowi dalam kunjungan ke Abu Dhabi," kata Husin.  Rencananya, hibah diberikan pemerintah UEA untuk membangun masjid besar di Solo yang akan menampung sekitar 7.000 jemaah. 

"Ini sebuah keuntungan untuk kita. Nanti kita buatlah Islamic Center di sana, sehingga masyarakat muslim khususnya yang di Pulau Jawa bisa belajar di sana," sambut Menag antusias menanggapi hal tersebut.

Sumber : kemenag.go.id
Penulis : Indah Limy
Editor : Indah Limy
Tagar Terkait:
#InfoMasjid#Khotbah#BimasIslam#KemenagRI

Kontributor & Unit Kerja

Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.

Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter
Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor
Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto
Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja
Dipublikasikan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Baca Selanjutnya

Lihat semua
Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan
Berita · 26 Okt 2026

Gelar The Wonder of Harmony, Kemenag: Upaya Perbanyak Ruang Perjumpaan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam tahun ini kembali menggelar The Wonder Harmony.  Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan bahwa giat ini sebagai upaya memperbanyak ruang perjumpaan antarumat beragama.