Palembang, bimasislam—Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas penghulu sebagai palayan dalam bidang pencatatan pernikahan, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI terus mendorong agar di daerah-daerah melakukan assesmen calon penghulu untuk mengatasi kekurangan penghulu di Indonesia. Demikian dikatakan oleh Kasubdit Kepenghuluan, Direktorat Urais dan Pembinaan Syariah, Anwar Saadi, kepada bimasislam melalui pesan singkatnya. (3/8).
“Assesmen calon penghulu ini ada tiga hal yang kami ingin tuju, yaitu: memgatasi kekurangan kebutuhan SDM penghulu di KUA kecamatan. Selain itu untuk mencetak SDM penghulu yang berkualitas, dan terakhir untuk meningkatkan kualitas layanan masyarakat pada KUA”. Tegas Anwar.
Di provinsi Sumatera Selatan telah dilakukan assesmen calon penghulu yang diikuti oleh 113 peserta. Kegiatan dibuka oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Selatan, Hambali Abu Bakar, MSI. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Balai Diklat Kemenag Sumsel, Nyimas Mahan. Juga dihadiri Kasubdit Kepenghuluan Direktorat Urais dan Binsyar, Anwar Saadi, sekaligus sebagai penguji materi substantif kepenghuluan. Selain itu dihadiri juga dari Tim Penjamin Mutu dari Biro Kepegawain Kemenag RI dengan konsultan penguji psikotes dan wawancara dari Biro Psikologi Yayasan Tunas Bangsa Palembang..
Sesuai dengan data rencana program bimasislam, kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Ditjen Bimas Islam dengan Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI untuk memenuhi target jumlah penyuluh di Indonesia yang lebih proporsional.
(thobib/anwar/bimasislam)
Kontributor & Unit Kerja
Klik kontributor atau unit kerja untuk melihat seluruh berita terkait.
Reporter
Bimas Islam
Peliputan & Penulisan NaskahLihat liputan reporter Editor
Redaksi Ditjen Bimas Islam
Penyunting Naskah & KurasiLihat artikel editor Fotografer
Dokumentasi Humas Bimas Islam
Dokumentasi Visual & FotoLihat arsip foto Unit Kerja
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
SetditjenLihat berita unit kerja 






